Akhir-akhir ini sedang trend masalah #100HariKerjaBupatiPurwakartaBisaApa? Ada beberapa hal yang terlintas mengenai permasalahan di atas dan sengaja di tuangkan kedalam tulisan yang sama sekali tidak ada pembacanya. Semoga besok atau lusa atau beberapa tahun kemudian ada yang menemukan catatan ini.

Anne Ratna Mustika (Bupati Purwakarta) yang sudah 100 Hari Kerja sebagai Bupati, sebagai Pimpinan tertinggi di Kabupaten Purwakarta. Ketika beliau mencalonkan diri menjadi bupati dengan membawa Visi serta Misi yang di sebut ‘9 Tarekah Purwakarta Istimewa’ yang sampai saat ini menurut pandangan kalangan Idealis dan Oposisi belum ada yang terwujud dan dinyatakan belum ada langkah-langkah gerakan untuk mewujudkannya.

Beberapa masalahpun datang disaat yang bersamaan di Purwakarta seperti halnya Kasus Korupsi yang merugikan 3 M di Perum Jaya Tirta (PJT 2), Warga maniis yang harus nyembrang sungai karna jembatan yang di bangun belum juga terselesaikan, PHK buruh di salah satu PT yang secara sepihak sampai ada masalah mengenai pembahasan rencana pembangunan selama 4 jam dengan total dan 2.1 T. Dan ada juga yang masih hangat banget. Yaitu penghasilan asli daerah yang kian menurun sekitar 30 M.

Masalah yang begitu bertubi-tubi datang dengan waktu yang berdekatan dan menjadi tranding topik bersamaan. Ngeri.

Namun, sayang di balik permasalahan seperti itu bupati purwakarta seolah takut dengan di tandai kurangnya respon terhadap aktivis mahasiswa yang mengkritisi, menyampaikan aspirasi masyarakat dan membawa sedikit banyaknya sebuah solusi. Bupati Purwakarta menutup komunikasi kepada aktivis-aktivis yang ada di Purwakarta. Seperti penolakannya permohonan audiensi dengan sekelompok mahasiswa dan sebagainya. Penghormatan tertinggi kepada bupati purwakarta yang di wakili oleh satuan polisi pamong praja ketika mahasiswa ingin bertemu dengan beliau.

Aku adalah orang yang masih haus dengan sebuah ilmu dan semoga akan selalu haus dan tetap menjadi bodoh. Ketika kejadian seperti ini banyak sekali hal-hal yang aku pelajari.

Bukan cita-cita ku untuk menjadi seorang bupati namun ada pepatah yang mengatakan “ilmu tidak berat untuk d bawa-bawa”. Semoga ada kesempatanku untuk itu.